“dalam kutipanku”
dalam kutipan hidup yang aku mengertii, ternyata sesuatu yang indah dalam nyata, telah menjadi bukti bahwa.. indah itu ada, indah itu berada, tetapi indah itu bisa tak merasa… sesuatu itu buad aku belajar, bahwa semua ini tak selamanya indah.. dalam waktu pun… aku tau ini bukan salahmu, toh kau tak pernah bermaksud untuk menyakitiku.. hanya ambisiku yang terlalu menilaimu indah, dan kini tumpah karena sifatmu.. Sebenarnya gimana kamu menilai ku?? Apakah aku terlalu picik untuk tidak dibalas dengan kedendaman? mungkin kau benar..
sometimes, anything is u… “ini hanya ada dalam ucapanku, tak tau bagaiman dengan hatiku, I’m so confused for understand to my mind” aku masih berjalan dengan raguu.
